Bakrie Amanah

Bakrie Amanah
Logo Bakrie Amanah
Tampilkan postingan dengan label Bakrie Untuk Negeri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bakrie Untuk Negeri. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Agustus 2018

Bakrie Peduli Korban Gempa Lombok : Rangkaian Kegiatan Tim Bakrie Tanggap di Lombok



Gempa Bumi menimpa saudara-saudara kita di Lombok sejak tanggal 29 Juli 2018, gempa dengan kekuatan 6,4 SR menyebabkan korban nyawa dan kerusakan berat. Pasca gempa 29 juli, gempa-gempa susulan dalam skala yang lebih kecil terus mengguncang wilayah lombok. Tim Bakrie Tanggap yang diwakili oleh Bakrie Amanah hadir di lombok pada tanggal 31 Juli 2018 untuk menyalurkan kebutuhan logistik bagi para pengungsi. Bakrie Amanah bekerjasama dengan lembaga sosial di bawah naungan FOZ (Forum Organisasi Zakat) fokus pada penyaluran logistik dan pembangunan dapur umum hingga tanggal 3 Agustus 2018. Pada tanggal 4 agustus atau seminggu setelah gempa, tim gabungan melaksanakan program psikososial berupa camp ceria untuk anak-anak korban gempa.

Di Saat warga lombok telah bersiap untuk menata kembali kampungnya, gempa besar dengan kekuatan 7 SR kembali menimpa wilayah lombok. Ini adalah gempa terbesar yang terjadi sejak 29 Juli yang menyebabkan  82 orang meninggal dunia. Dengan demikian relawan gabungan kembali fokus pada proses evakuasi dan penyaluran bantuan logistik. Kami kembali mengajak rekan-rekan untuk dapat berpartisipasi membantu saudara-saudara kita di Lombok dengan berdonasi melalu Bakrie Amanah di rekening Mandiri 12400 4000 999 6.

Berikut adalah kegiatan tim Bakrie Amanah pada tanggal 31 Juli 2018 - 5 Agustus 2018:

Lombok, 31 Juli 2018
Yayasan Bakrie Amanah bekerjasama dengan Yayasan Al Mubarok menyalurkan bantuan kepada korban gempa Lombok berupa selimut, saru, biscuit, mie instant, roti, air mineral dan santunan. Penyaluran dilakukan di Dusun Proyek Seratus Desa Obel-Obel, Kecamatan Sembelia, Kabupaten Lombok Timur.
Di hari yang sama, Bakrie Amanah bekerjasama dengan DASI NTB dalam koordinasi Forum Organisasi Zakat (FOZ) kembali menyalurkan bantuan kepada korban gempa di Pulau Lombok. Penyaluran dilakukan di dua tempat yaitu Kantor Desa Anyar Kecamatan Bayan dan Dusun Batu Kok Desa Bayan Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara. Bantuan yang diberikan berupa air mineral, biscuit anak, susu UHT untuk anak – anak, telur, popok bayi.
Kamis, 2 Agustus 2018

Bakrie amanah menyalurkan logistik untuk wilayah desa bebante dusun sebalun bumbung, 25 karung beras dan minyak, 30 dus mie instan, 30 paket perlengkapan bayi berupa minyak telon, tisu basah, popok, sabun mandi. Lokasi ke dua di desa sembalun bumbung dusun jorong, menyerahkan kepada pengungsi di titik terpencil dari jalanan umum berupa minyak, beras, susu anak, pempers, bedak anak, minyak telon, dan sabun untuk balita

Jum'at, 3 Agustus 2018
Tim Bakrie Amanah menyalurkan logistik untuk warga sekitar sembalun bumbung karena ada pengaduan dari kepala kelompok di dalam tenda yg belum mendapati bantuan dari berbagai pihak termasuk pemerintah desa setempat dan di salurkan langsung di titik pengungsian milik warga setempat
Bakrie amanah kembali menyalurkan logistik untuk warga dusun lendang luar desa sembalun, karena banyaknya pengungsi yg tersebar di setiap dusunnya menjadi pekerjaan extra untuk para relawan yang mendata maupun yang menyalurkan.
Bersama tim dari LMI, dtpeduli, Gerak Bareng, DCM dan DASI melaksanakan aksi gembira kepada anak-anak di posko Sembalun Bumbung. Anak-anak yang berjumlah 60 orang diajak menggambar bersama yang dipandu oleh kak Danang di dalam tenda ramah anak. Kemudian melakukan permainan gerakan teko, pencuri dan polisi, tupai melompat, dan speed ring yang dipandu oleh kak Adit. Kegiatan ini untuk mengukir senyum kepada anak-anak walaupun dalam kondisi di tenda-tenda.
 Sembalun, 4 Agustus 2018
Bakrie Amanah bersama dengan DT Peduli, Dongeng Ceria dan Gerak Bersama Community di bawah koordinasi FOZ mengadakan kelas ceria di tiga titik pengungsian yaitu posko sajang, posko madiyin dan posko BMH di Kab. Lombok Timur
Bersama dengan Kak Danang dan Kak Adhip sebanyak 200 lebih anak di pengungsian diajak bermain, mendengarkan dongeng dan menggambar.

Lombok Timur, 5 Agustus 2018
Bakrie Amanah bersama dtpeduli, Dongeng Ceria dan Gerak Bersama Community di bawah koordinasi FOZ kembali melakukan Kelas Ceria di tiga titik pengungsian yaitu di posko:
1.    Dusun Batu Empak Desa obel Obel Kec Sambelia Lotim 50 anak
2.    Dusun Meulempo Desa Obel2 Kec Sambelia Lotim 29 anak
3.    Dusun Jorong Desa Sembalun bumbung Kec Lotim 95 anak
Kelas Ceria ini bertujuan untuk mengembalikan keceriaan anak-anak setelah dilanda gempa. Dengan bermain, mendongeng, bercerita, menggambar bersama.

Kamis, 26 Juli 2018

SINERGI BAKRIE AMANAH DAN PT BAKRIE DARMAKARYA ENERGI SOCIAL MAPPING DAN BANTUAN SOSIAL


PONOROGO, Sinergi Kembali dilakukan Bakrie Amanah (BA) dalam aktivitas sosial. Kali ini Bakrie Amanah bekerjasama dengan PT Bakrie Darmakarya Energi (BDE), anak usaha Lapindo Brantas yang bergerak di bidang ekplorasi geothermal, dalam bentuk pemetaan sosial dan pemberian bantuan kepada empat masjid dan satu taman kanak-kanak di Kecamatan Ngebel Kab. Ponorogo (23/7). 

Sinergi ini dilakukan setelah sebelumnya, dilakukan pemetaan sosial (Social mapping)selama 2 hari untuk kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) PT Bakrie DarmakaryaEnergi di Ponorogo.  Social mapping yang dilakukan Bakrie Amanah di wilayah ring satu PT BDE, ditujukan untuk mendapatkan gambaran masyarakat dalam memaksimakan efektivitas Program CSR PT BDE.

Sementara itu bantuan untuk ke-4 mesjid yang diberikan Bakrie Amanah dan PT BDE adalah berupa perlengkapan ibadah yang terdiri dari lemari, sajadah, Al Qur’an dan Iqro dan diserahkan oleh perwakilan Bakrie Amanah, Djuhri dan Iis Olivia mewakili PT BDE.

Ke-empat Masjid yang mendapatkan bantuan di atas adalah Masjid Baitussalam, di DusunNgebel,  Masjid Al-Husein di  Dusun Keleng, Masjid Al-Barokah di Dusun Semenok, dan Masjid An-Nuur berlokasi di  Dusun Semenok. Semuanya berlokasi di Desa Ngebel Kec. Ngebel–Ponorogo

Selain memberikan bantuan kepada masjid, tim gabungan BA dan BDE ini juga mengunjungi Raudathul Athfal atau Taman Kanak-kanak Muslimat NU Al Khodiah 142 Ngebel untuk memberikan bantuan berupa papan tulis dan pengecatan ruang belajar siswa.

Dari Social mapping yang telah dilakukan, rencana terdekat, akan diadakan perbaikan infrastruktur bangunan masjid yang membutuhkan di wilayah ring satu PT Bakrie DarmakaryaEnergi.

“Atas nama masyarakat Desa Ngebel, saya mengucapkan terimakasih kepada Bakrie Amanah dan PT Bakrie DarmakaryaEnergi yang sudah memberikan bantuan berupa sarana prasarana masjid. Mudah-mudahan menjadi manfaat dan membawa kemaslahatan untuk masyarakat serta kemakmuran untuk masjid kami,” ungkap Nur Ikhsan selaku pengurus masjid An Nuur.


Rabu, 18 Juli 2018

Lampu Untuk Negeri : Edukasi Pemanfaatan Lampu Botol Plastik Tenaga Surya untuk Warga Kp Nelayan Dadap

Tim 'Lampu Untuk Negeri' - Bakrie Amanah, PT Bakrie Pipe Industries dan PT Bakrie & Brothers- dalam Pelaksanaan Pilot Project di Kp Nelayan Dadap Tangerang




Tangerang, 18 Juli 2018
Banyak masyarakat yang menyalakan lampu listrik di siang hari. Ini terjadi karena ruangan di dalam rumah desainnya menghambat cahaya masuk. Akibatnya terjadilah pemborosan energi listrik setiap hari.
Untuk mengatasi masalah tersebut, insan Bakrie memberikan solusi berupa program yang bernama “Lampu Untuk Negeri”. Program ini merupakan kerjasama antara Bakrie Amanah, Bakrie Pipe Industries (BPI), dan Bakrie & Brothers (BNBR).
“Lampu Untuk Negeri” ini berupa pemasangan lampu dari botol bekas di atas rumah warga untuk menangkap cahaya matahari dan memancarkan di ruangan di bawahnya layaknya lampu listrik. Teknologi lampu ini sangat sederhana yakni menggunakan botol bekas minuman ringan ukuran 1,5L berisi air plus cairan pemutih (agar tidak jamuran) lalu dipasang di atap rumah yang rata-rata terbuat dari asbes.
Hari ini, 18 Juli 2018, program ini dijalankan di Kampung Nelayan, Dadap, Kosambi, Tangerang Utara. Sebanyak 12 paket lampu dipasang di 4 rumah warga. Sembari dilakukan edukasi kepada warga untuk dapat langsung mengaplikasikannya.
Hasilnya saat matahari bersinar cukup terang, kamar yang dipasangi lampu botol ini jadi cukup cahaya. Pengukuran lightmeter tim menunjukkan, ruangan yang belum dipasang lampu botol terangnya hanya kurang dari 1 lux alias nyaris gelap gulita. Tapi setelah lampu botol terpasang dan sinar matahari terbiaskan oleh botol, nilainya menjadi lebih dari 120 lux. Nilai sebesar itu bisa diterjemahkan menjadi sekitar 35 sd 60 watt cahaya lampu listrik (tergantung luas ruangan).
Lampu botol energi matahari
Kedepannya Tim “Lampu Untuk Negeri” juga akan melaksanakan kegiatan serupa di berbagai wilayah di Indonesia. Tujuan program ini adalah untuk mengajak masyarakat melakukan penghematan energi. Karena itu tagline program ini adalah “Menerangi Negeri, Menghemat Energi, Menyelamatkan Generasi”.
Semoga “Lampu Untuk Negeri” ini bermanfaat. Bisa membuat anak-anak bisa beraktivitas atau belajar di dalam rumah yang kini telah terang, dan orang tuanya juga bisa menghemat energi dan pengeluaran untuk tagihan listrik.
Semoga ini juga dan dapat menginspirasi masyarakat Indonesia untuk melakukan hal serupa. Kami terbuka untuk bekerjasama dengan pihak lain untuk menebar maanfaat untuk lebih banyak lagi masyarakat.
Top of Form
Bottom of Form