Bakrie Amanah

Bakrie Amanah
Logo Bakrie Amanah

Rabu, 13 September 2017

Qurban Untuk Negeri : Kelompok Bakrie selenggarakan rangkaian perayaan hari raya Idul Adha, Bersinergi dan Berbagi ke Pelosok Negeri


Jakarta, 1 September 2017


Peringatan hari raya Idul Adha setiap tahunnya selalu diisi dengan kegiatan qurban yang dilaksanakan oleh segenap insan Bakrie, baik yang diinisiasi oleh perusahaan Bakrie ataupun keluarga Bakrie. Masing-masing entitas di Kelompok Bakrie menyelenggarakan kegiatan qurban untuk berbagi kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan, hal ini dilakukan sebagai wujud syukur atas karunia Allah SWT.

Yayasan Bakrie Amanah (YBA) seperti tahun sebelumnya, bekerjasama dengan perusahaan Bakrie dan lembaga keislaman kelompok Bakrie, kembali menyelenggarakan program “Qurban Untuk Negeri 1438 H” dengan tagline “Bersyukur dan Berbagi”. Program Qurban Untuk Negeri terdiri dari dua produk qurban yakni : produk Tebar Qurban (penyembelihan secara langsung pada Hari Raya Qurban yang dapat dilaksanakan di berbagai daerah) dan produk Pengalengan Qurban (pengolahan dan pengemasan daging hewan qurban menjadi olahan rendang dan kornet yang dapat bertahan hingga tiga tahun).

Sejak digulirkan pada awal bulan Agustus 2017, program Qurban Untuk Negeri telah menerima kepercayaan dari para donatur dengan rincian sebagai berikut: (Konsolidasi dengan program Qurban Kelompok Bakrie).



TEBAR QURBAN

PENGALENGAN QURBAN

SAPI

67

10 3/7

KAMBING / DOMBA

164

4

Khusus untuk produk Tebar Qurban, rangkaian kegiatan akan dilaksanakan di 34 titik lokasi yang tersebar di 7 provinsi yakni : DKI Jakarta (13 titik), Banten (1 titik), Jawa Barat (11 titik), Yogyakarta (2 titik), Kalimantan Timur (1 titik), Riau (5 titik), Aceh (1 titik). Rangkaian kegiatan ini dibuka dengan kegiatan Seremonial sebagai tanda peresmian dimulainya program Qurban Untuk Negeri Kelompok Bakrie hingga H+3 / hari Tasyrik.

Kegiatan Seremonial dilaksanakan di Masjid Al Bakrie pada tanggal 1 September 2017, pada kesempatan ini Bapak Aburizal Bakrie hadir untuk meresmikan kegiatan. Acara dibuka dengan penyampaian sambutan oleh Bapak Hendrayanto Marta Sakti selaku Ketua Yayasan Bakrie Amanah.

“ Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan donatur untuk pengelolaan qurban di Bakrie Amanah, selain itu kami juga mengucapkan terima kasih kepada perusahaan dan lembaga yang turut berpartisipasi dalam program tahun ini diantaranya: ANTV, PT BSU, EMP, PT Bakrie Pesona Rasuna, PT Bakrie Pipe Industries, PT Provices, PT KPC, PT Petromine, PT Braja Mukti Cakra, PT Bina Usaha Mandiri Mizusawa, Ellite Club, DKM Masjid Al Bakrie, BDI EMP, MT Wisma Bakrie, DKM Burj Al Bakrie, Masjid Sentra Timur dan DKM di lingkungan kelompok Bakrie lainnya.” Ungkap Bapak Hendrayanto Marta Sakti dalam sambutannya.

Selanjutnya Bapak Aburizal Bakrie menyerahkan secara simbolik hewan qurban kepada Bapak Hendrayanto Marta Sakti. Selain penyerahan hewan qurban, dalam kegiatan ini Bapak Nirwan Bakrie juga menyerahkan secara simbolik produk rendang qurban. Acara ditutup dengan pembacaan doa dan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan qurban.







Tebar Qurban Garut

Salah satu wilayah pelaksanaan tebar qurban dengan target penerima manfaat mencapai 21.000 yakni wilayah Garut dan Cianjur. Rangkaian kegiatan di Garut dimulai pada hari Jum’at bertempat di Kampung Cireundeu, Karang Pawitan dengan penyembelihan 2 ekor sapi Limosin. Pada hari yang sama tim menuju ke kec. Garut Kota dengan melakukan penyembelihan 4 ekor sapi limosin, kegiatan ini dilaksanakan di Balairuk dengan adanya penerima manfaat yang memiliki keterbatasan fisik atau berkebutuhan khusus.

Hari kedua, Bertempat di kecamatan Cigedug, tim Qurban untuk Negeri melaksanakan penyembelihan 6 ekor sapi. Keesokan harinya tim Qurban menuju Kecamatan Talegong untuk melaksanakan tebar qurban 5 ekor sapi.

Pada hari terakhir ini, tim Bakrie Amanah juga menyelenggarakan layanan kesehatan masyarakat dengan jumlah penerima manfaat 200 warga dhuafa.



LAYANAN MOBIL KELILING SEHAT UNTUK NEGERI (MONIK) : 242 WARGA TANGERANG SELATAN MENDAPATKAN LAYANAN KESEHATAN DAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN GIZI


Tangerang, 19 Agustus 2017

Sejak diresmikan pada tanggal 2 Juni 2017 lalu oleh Bapak Anindya Bakrie, MONIK telah memberikan layanan kepada 482 penerima manfaat di tiga lokasi di kota jakarta dan Bandung. 

Pada kesempatan ini, bertempat di Pondok Pesantren Al Qur’an Nu Medina yang beralamatkan di Jl Cabe, Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan, MONIK kembali hadir untuk melayani warga di area pesantren Al Qur’an Nu Medina.

Sekitar 242 warga yang terdiri dari Lansia, Ibu hamil, balita, Anak- anak dan juga para santri dihari sebelumnya telah menerima kupon layanan kesehatan dari panitia kegiatan. Dalam aksi ini, para penerima manfaat selain mendapatkan layanan kesehatan  umum, pemeriksaan ibu hamil dengan menggunakan USG, pemeriksaan keshatan balita, layanan cek metabolik untuk lansia dan  Pemberian Makanan Tambahan (PMT).
Dengan Kehadiran MONIK, saat ini program layanan kesehatan yang dilaksanakan oleh Bakrie Amanah menjadi semakin lengkap dan berkualitas, karena MONIK menyediakan perlengkapan pemeriksaan tambahan diantaranya USG dan EKG ( Pengecekan kondisi jantung). Keberadaan MONIK tentu akan sangat membantu masyarakat kurang mampu untuk mendapatkan layanan pemeriksaan yang maksimal sehingga masyarakat dapat melakukan pendektesian dini dan melakukan pengobatan lanjutan.

“ Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu kehadiran MONIK sehingga mampu melayani masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih secara khusus kepada para donatur diantaranya: PT Bakrie Swasakti Utama , PT Kaltim Prima Coal, Viva Group, PT Bakrie & Brothers, PT Bakrie Indo Infrastructure, PT Bakrie Pangripta Loka, PT Bakrie Metal Industries, Lapindo Brantas, Bakti Alter Purba, MO Bakrie Tower dan EMP.” Ungkap Yuli Wulansari selaku Manager Program.


Dalam penjelasannya Ibu Yuli menambahkan bahwa, Layanan MONIK ini akan terus dijalankan dengan target 4 kali layanan setiap bulannya. Oleh karena itu bagi rekan- rekan Kelompok Bakrie yang ingin memberikan rekomendasi daerah yang membutuhkan layanan MONIK, dapat menghubungi Yuli Wulansari (0815 6049 633) atau Asep Rosidin (0823 1162 4543). 

Kamis, 13 Oktober 2016

PROGRAM PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN: EMP GELAR PELATIHAN BUDIDAYA DAN PENGOLAHAN TANAMAN LIDAH BUAYA KERJASAMA DENGAN UBPRENEUR DAN BAKRIE AMANAH



Empowering Centre, Menteng Atas/ 12 Oktober 2016

Program pelatihan kewirausahaan adalah wujud dari misi manajemen EMP untuk menumbuhkan jiwa entrepreneurship/kewirausahaan di kalangan karyawan EMP. Rangkaian program pelatihan berupa pengenalan budidaya beragam tanaman telah sebelumnya dilakukan oleh tim EMP. Pada kesempatan kali ini EMP menggandeng UBPreneur sebagai narasumber dalam pelatihan budidaya dan pengolahan tanaman lidah buaya.
Tanaman lidah buaya sudah terkenal dengan berbagai manfaatnya dan juga dikenal sebagai obat tradisional. Selain itu tanaman lidah buaya merupakan jenis tanaman dengan teknik perawatan yang mudah sehingga dianggap cocok bagi karyawan yang sibuk. 

Kegiatan dilaksanakan pada pukul 9 pagi bertempat di Saung Empowering Centre Kampung Makmur Menteng Atas yang dikelola oleh Bakrie Amanah. Pelatihan yang diikuti oleh 20 karyawan EMP ini dimulai dengan materi “Entrepreneurship” yang disampaikan oleh Bapak Didit Herawan dari Universitas Bakrie. Dalam presentasinya Bapak Didit menjelaskan tentang teori kewirausahaan dan  bagaimana menjadi seorang wirausahawan yang sukses. 

Materi selanjutnya disampaikan oleh Ibu Mirsa Diah Novianti selaku Dosen Universitas Bakrie yang juga praktisi usaha pengolahan lidah buaya. Dalam penyampaian materinya Ibu Novi menjelaskan tentang teknik budidaya lidah buaya, pengolahannya, hingga pemasaran produk olahan lidah buaya. 

Setelah penyampaian materi, peserta diajak untuk praktik penanaman lidah buaya dan juga pengolahannya. Dalam pengolahan lidah buaya yang dipraktikkan yakni membuat produk minuman “Jus Lidah Buaya”, proses membuat jus Lidah buaya yakni mulai dengan mengupas kulit lidah buaya untuk diambil dagingnya; daging lidah buaya dipotong-potong dadu; daging yang telah dipotong dicuci untuk menghilangkan getahnya; daging lidah buaya direbus hingga matang; daging lidah buaya diblender dijadikan jus; Jus lidah buaya yang sudah jadi direbus kembali dengan air hingga matang; jus siap disajikan.

“Saya kagum dengan manajemen EMP yang sangat concern terhadap pengembangan sumber daya manusianya, hal ini bisa dilihat dari rangkaian kegiatan yang sudah dilaksanakan. Peserta pelatihan yang hadir hari ini juga menunjukkan antusias untuk mempelajari hal yang baru, yakni budidaya dan pengolahan lidah buaya. Keaktifan dalam sesi diskusi dan partisipasi aktif saat pelatihan menjadikan kegiatan hari ini begitu dinamis. Semoga pelatihan ini bisa menambah wawasan baru dan menjadi pilihan saat ingin terjun ke dunia wirausaha.” Ujar Ibu Novi selaku narasumber pelatihan dan dosen Universitas Bakrie.

Rabu, 12 Oktober 2016

Silaturahim Anak Cerdas Program Beasiswa Cerdas untuk Negeri dengan Donatur

Rasuna Office Park , 11 oktober 2016

Keluarga Bapak Azhar Pungkasadhi dan Aditya 
Pada hari ini Aditya Galih Saputra siswa kelas 3 SD yang saat ini menempuh pendidikan di SD Pegangsaan didampingi oleh pamannya hadir di Rasuna Office Park. Kedatangan Aditya kali ini adalah untuk bertemu dengan Bapak Azhar Pungkasadhi yang merupakan Bapak Asuh dari Aditya Galih.

Pada kesempatan ini Pak Azhar  yang didampingi istri dan anaknya berkeinginan untuk mengenal lebih jauh tentang Aditya dan keluarganya, Pak Azhar banyak menanyakan tentang sekolah dan kehidupan sehari-hari Aditya. Selain itu Pak Azhar juga memberikan paket Tas+ perlengkapan sekolah, Uang saku dan paket makanan ringan.

“Alhamdulillah saya sangat senang bergabung dengan program orang tua asuh yang sarat manfaat, program ini menjadi jembatan bagi anak-anak yang kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan dan bagi yang ingin berbagi dengan mereka. Semoga semakin banyak anak-anak yang terbantu dengan program ini." ungkap Bapak Azhar Pungkasadhi.

Selasa, 04 Oktober 2016

ANDRE AHMAD SUBARGA - BERAWAL DARI ANAK JALANAN, KINI SUDAH HAFAL 4 JUZ DI PESANTREN NUSANTARA



Di Usianya yang ke 17 Andre Ahmad Subarga atau biasa disapa Andre telah menjalani kehidupan yang sangat berliku. Sejak Kecil Andre telah hidup di Jalanan, mulai dari mengamen, berjualan tisu dan Aqua. Latar belakang keluarga yang dekat dengan jalananlah yang menyeret Andre menjadi anak jalanan. Semasa hidupnya Ayah Andre adalah seorang preman di kawasan Depok, Andre hanya mendapat kapbar dari orang-orang terkait meninggalnya sang ayah. Ibu Andre sudah sejak lama menderita gangguan kejiwaan sehingga membuat Andre yang masih sangat muda mencari kehidupannya sendiri di jalanan. Perjalanan Andre beruah ketika mengenal Sekolah MASTER / Rumah Singgah di Depok, di sini dia belajar dan bertemu dengan seorang Ustadz yang pada akhirnya memperkenalkannya pada Pesantren Nusantara.

Berbekal keinginan yang sangat kuat untuk berubah dan memperbaiki kehidupannya, Andre kini telah dua tahun menimba ilmu di Pesantren Nusantara. Berawal dari belajar membaca Iqro hingga kini Andre telah mampu menghafal 4 Juz Al Qur’an. Sejak awal tahun 2015, Andre telah menjadi bagian dari Anak Cerdas penerima beasiswa Cerdas Untuk Negeri.


“Saya yang sekarang, bisa berada di tempat yang luar biasa ini, bisa bertemu dengan orang-orang hebat, adalah buah dari perjuangan dan uluran tangan dari guru-guru saya di Master dan Pesantren Nusantara, terima kasih saja rasanya tidak cukup untuk membalas semua yang telah diberikan kepada saya. Sekarang saya juga mendapat bantuan dari donatur Bakrie Amanah, terima kasih Bapak Mahesa semoga kebaikan bapak terhadap saya bisa menjadi ladang amal buat Bapak. Semoga Bapak sekeluarga sehat selalu, saya akan terus berjuang untuk kehidupan saya yang lebih baik.” Ujar Andre 

Rabu, 28 September 2016

Uluran Tangan Untuk Saudara-Saudara Kita di Garut, Jawa Barat






Selasa malam pada tanggal 20 September 2016, Berita duka datang dari saudara-saudara kita di Garut. Bencana banjir Bandang yang melanda seluruh wilayah Garut telah menyebabkan 34 orang meninggal dunia dan 19 orang masih belum diketemukan (Tempo, 27 September 2016)

Tim Bakrie Tanggap pada tanggal 22 September hadir langsung ke lokasi bencana yang berada di kecamatan Tarogog, tepatnya di Posko Universitas Garut. Ketika sampai lokasi kami menemukan kondisi lingkungan yang sangat memprihatinkan, beberapa bangunan rumah hancur tersapu banjir dan juga kendaraan-kendaraan yang rusak tersapu air.


Tim kami hadir dengan membawa bantuan berupa kornet qurban ANTV dan Bakrie Amanah, perlengkapan sholat, pakaian layak pakai dewasa dan anak-anak, Genset, alat steam, sleeping bag dan perlengkapan untuk kebersihan. 

Tim Tanggap yang melakukan aksi kali ini terdiri dari 6 orang yakni Asep Rasidin (Bakrie Amanah), Djuhri (Bakrie Amanah), Arif Hidayatulah ( EMP), Jimmy (Karyawan EMP), Ade (EMP), tim ini dipimpin oleh Bapak Setiadi Ihsan (BP BUN).

Aksi tanggap ini dilaksanakan selama 3 hari ini bekerjasama dengan Riungan Sodaqoh dan Universitas Garut, kegiatan yang dilaksanakan berupa bersih sekolah PGRI, penyerahan bantuan langsung ke warga melalui posko bersama. 


Bakrie Tanggap bekerjasama dengan Perusahaan-perusahan dan Lembaga Islam (DKM dan MT) di lingkungan Kelompok Bakrie untuk melakukan penggalangan dana. Hingga tanggal 27 September 2016, jumlah dana yang telah terkumpul sebesar Rp 21.936.300 (Dua puluh satu juta sembilan ratus tiga puluh enam ribu tiga ratus rupiah). Dalam kunjungan selanjutnya tim Bakrie Tanggap akan melaksanakan aksi recovery berupa pelayanan kesehatan ataupun perbaikan sarana umum. 

 




Logo Bakrie Amanah

Logo Bakrie Amanah 

Alhamduillah,,

Yayasan Bakrie Amanah kini telah menginjak usia 5 tahun, sejak tahun 2011 berawal sebagai sebuah  program dari Badan Pengelola Bakrie Untuk Negeri, Bakrie Amanah menjelma menjadi sebuah Yayasan Mandiri di Kelompok Usaha Bakrie.

Lima tahun berkarya, Bakrie Amanah terus berusaha untuk berbenah diri untuk dapat secara maksimal dan professional mengelola amanah dan menyampaikannya kepada para penerima manfaat.

Selama perjalanan ini, Bakrie Amanah banyak mendapatkan support dari rekan-rekan di lingkungan Kelompok Usaha Bakrie.  Kami mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung perjalanan Kami...

Di tahun Ke lima ini, Bakrie Amanah melakukan perubahan di Logo Yayasannya.

Terima Kasih
www.bakrieamanah.org